• Ikuti kami : Facebook Jurnal3 Twitter Jurnal3 Google+ Jurnal3 Feedburner Jurnal3
Irman P Sidin: Penyelenggara pilgub subyektif

Khofifah dijegal, KPU Jatim sulit mengelak

Minggu, 28 Juli 2013 / 22:27 WIB | Bagikan artikel ke Facebook anda
Dibaca 1177 kali
Khofifah Indar Parawansa./*ist

Khofifah Indar Parawansa./*ist

JURNAL3 | Jakarta – Jika sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) memenangkan pasangan Khofifah-Herman, KPU Jatim akan sulit mengelak, karena bukti-bukti subyektifitas KPU sangat kental.

Meski kewenangan melolosan pasangan ini mutlak melalui keputusan KPU Jatim, namun KPU Jatim akan berhadapan dengan desakan publik untuk meloloskan Khofifah.

“verifikasi ulang atas dukungan yang selama ini dimasalahkan akan terjawab dengan sendirinya. Pasangan Khofiffah-Herman memang memenuhi syarat sebagai calon gubernur dan wakil gubernur,” ujar Irman Putra Sidin, ahli hukum Tata Negara, kepada Jurnal3, Minggu (28/07/2013) di Jakarta.

Menurut Irman, jika itu terjadi, maka KPU Jatim akan sulit mengelak desakan publik yang mendukung Khofifah.

“Jika tetap tidak diloloskan, Pilgub Jatim 2013 akan jadi catatan buruk. Karena penyelenggaranya subyektif,” lanjut Irman.

“Kan tahapan Pilgub Jatim masih cukup lama. Kalau sidang DKPP dan PTUN berjalan cepat dan surat suara belum dicetak, maka Khofifah-Herman mestinya bisa dimasukkan sebagai kontestan,” pungkas Irman.@salsa